Skip to content

Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Maria Immaculata Cilacap: Materi 6: Struktur dan Kebahasaan Pidato Persuasif

D. Struktur dan Kebahasaan Pidato Persuasif

Teks pidato persuasif disusun atas struktur dan kebahasaan. Struktur teks pidato persuasif secara umum terdiri atas pembuka, isi, dan penutup. Sementara itu, kebahasaan teks pidato persuasif terdiri atas kalimat persuasif dan konjungsi.

1. Struktur Teks Pidato

Teks pidato persuasif mempunyai struktur yang memberdakannya dengan teks lainnya. Secara umum pidato persuasif terdiri atas pembuka, isi, dan penutup. Agar lebih jelas. Perhatikan penjelasan berikut.

a. Pembuka

Pembuka merupakan bagian awal dalam suatu pidato. Pembuka dalam pidato berisi beberapa bagian. Bagian bagian dalam pembuka pidato sebagai berikut.

1. Salam Pembuka

Salam pembuka berisi salam dan sapaan kepada orang yang menghadiri acara tersebut.

Contoh dari salam pembuka sebagai berikut.

a. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

b. Selamat pagi

2. Sapaan

Sapaaan kepada pendengar berisi sapaan kepada pendengar yang menghadiri acara tersebut.

3. Ucapan Syukur kepada Tuhan

Bagian ini berisi ucapan syukur yang dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah diberi kesehatan dan rahmat sehingga dapat menghadiri suatu acara.

4. Ucapan Terima Kasih

Bagian ini berisi ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dan mendukung acara tersebut.

5. Tujuan Pidato

Tujuan pidato berisi pembuka untuk masuk ke isi pidato.

*Bagian pembuka pidato tidak harus lengkap.

b. Isi

Isi pidato memaparkan permaslahan atau materi yang akan disampaikan. Permasalahan diuraikan secara terperinci dalam isi pidato. Pembicara harus menyusun materi secara turut dan teratus. Tujuannya agar pendengar mampu memahami isi pidato tersebut.

Isi dalam pidato pidato persuasif berisi argument argument yang memuat masalah atau informasi. Argumen ataupun informasi tersebut digunakan sebagai dasar dalam mengajak pendengar untuk melakukan apa yang diinginkan pembicara. Ajakan dapat diletakkan pada awal, tengah, ataupun akhir bagian isi. Namun, biasanya ajakan paling sering diletakkan akhir sebagai simpulan isi.

c. Penutup

Bagian akhir dalam suati pidato adalah bagian penutup. Bagian penutup pidato terdiri atas bagian sebagai berikut.

1. Kesimpulan

Bagian ini berisi kesimpulan dari isi suatu pidato.

2. Ucapan Terima Kasih

Bagian ini berisi ucapan terima kasih pembicara kepada pendengar atas kehadiran dan atensinya.

3. Permohonan Maaf

Bagian ini berisi permohonan maaf pembicara atas kesalahan dalam penggunaan tata Bahasa dan tingkah laku yang dianggap kurang sopan dan berkenan dihati para pendengar.

4. Salam Penutup

Salam penutup berisi ucapan salam untuk mengakhiri suatu pidato.

*Bagian penutup tidak harus lengkap.

2. Kebahasaan Pidato Persuasif

Kebahasaan menjadi salah satu aspek penting dalam pidato persuasif. Penggunaan kebahasaan yang baik dapat memudahkan pembicara dalam menyampaikan gagasan kepada pendengar. Karena tujuan pidato persuasif adalah membujuk pendengar, tidak heran jika dalam pidato persuasif sering dijumpai kalimat persuasif. Selain kalimat persuasif, dalam sebuah pidato persuasif sering dijumpai penggunaan konjungsi. Penggunaan konjungsi dalam sebuah pidato persuasif bertujuan menjaga kohesi dan koherensi antarbagian dalam pidato persuasif.

A. Kalimat Persuasif

1. Pengertian Kalimat Persuasif

Kalimat persuasif adalah kalimat yang berisi ajakan dan bertujuan untuk memengaruhi pembaca atau pendengar untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kehendak penulis atau pembicara.

2. Ciri ciri Kalimat Persuasif

Ciri ciri kalimat persuasif sebagai berikut.

a. Bertujuan untuk membujuk, mengajak, dan memengaruhi seseorang.

b. Biasanya menggunakan kata ayo, mari, dan kata kata yang bersifat mengajak lainnya.

c. Biasanya menggunakan kata seru ! diakhir kalimat.

Perhatikan kalimat berikut!

Mari menjaga kebersihan lingkungan kita!

Kalimat tersebut termasuk contoh kalimat persuasif. Kalimat tersebut bertujuan membujuk pembaca untuk menjaga lingkungan. Kalimat tersebut menggunakan kata mari untuk mengajak pembaca untuk mengikuti apa yang diinginkan penulis, yakni menjaga kebersihan lingkungan.

B. Konjungsi

Konjungsi adalah kata yang digunakan untuk mengubungkan satu unsur dengan unsur lain. Konjungsi disebut juga kata penghubung. KOnjungsi dibagi atas empat macam, yakni konjungsi koordinatfi, subordinatif, korelatif, dan konjungsi antarkalimat.

1. Konjungsi Koordinatif

Konjungsi koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua unsur atau lebih yang berkedudukan sama. Contoh konjungsi koordinatif adalah dan, atau, serta, tetapi, dan sedangkan.

2. Konjungsi Subordinatif

Konjungsi subordinatif adalah konungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang tidak berkedudukan sama. Satu klausa berkedudukan sebagai induk kalimat. Klausa lain berkedudukan sebagai anak kalimat. Induk kalimat adalah kalimat yang dapat berdiri sendiri. Sementara itu, anak kalimat tidak dapat berdiri sendiri sehingga harus bergabung dengan dengan induk kalimat.

a. Konjungsi suborninatif waktu meliputi sejak, semenjak, sedari, sewaktu, ketika, tatkala, sementara, begitu, seraya, selang, selama, sambal, demi, setelah, sesudah, sebelum, sehabis, selesai, seusai, hingga, dan sampai.

b. Konjungsi subordinatif isyarat meliputi jika, kalua, jikalau, asalkan, bila, dan manakala.

c. Konjungsi subordinatif pengandaian meliputi andaikan, seandainya, umpamanya, dan sekiranya.

d. Konjungsi subordinat tujuan meliputi agar, supaya, dan biar.

e. Konjungsi subordinatif konsesif meliputibiarpun, meskipun, walaupun, sekalipun, sungguhpun, dan kendatipun.

f. Konjungsi subordinatif perbandingan meliputi seakan akan, seolah olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana, ibarat, daripada, dan alih alih.

g. Konjungsi subordinatif sebab meliputi sebab, karena, dan oleh sebab.

h. Konjungsi subordinatif hasil meliputi sehingga, sampai sampai, dan maknanya.

i. Konjungsi subordinatif cara meliputi dengan dan tanpa.

j. Konjungsi subordinatif alat meliputi dengan dan tanpa.

k. Konjungsi subordinatif komplementasi yaitu bahwa.

3. Konjungsi Korelatif

Berbeda dengan konjungsi koordinatif, konjungsi korelatif terdiri atas dua pasang kata.

Contoh konjungsi korelatif adalah baik …maupun; tidak hanya … tetapi juga …; bukan hanya … melainkan juga…; demikian …sehingga…, sedemikian rupa…sehingga…, entah…entah …; serta jangankan …,…pun….

4. Konjungsi Antarkalimat

Konjungsi antarkalimat adalah konjungsi yang menghubungkan kalimat dengan kalimat, Konjungsi antarkalimat terletak di awal kalimat. Konjungsi tersebut diakhiri dengan tanda koma untuk memisahkan dengan awal kaliamt yang menyertai. Konjungsi antar kalimat terdiri atas bebrapa bagian berikut.

a. Konjungsi antarkaliamt pertentangan melipiti akan tetapi, namun, biarpun demikian, sekalipun demikian, walaupun demikian, meskipun demikian, dan sungguhpun demikian.

b. Konjungsi antarkalimat waktu meliputikemudian, sesudah itu, setelah itu, sebelum itu, dan selanjutnya.

c. Konjungsi antarkalimat penabahan meliputi tambahan pula, lagi pula dan selain pula.

d. Konjungsi antarkalimat pembalikan yaitu sebaliknya.

e. Konjungsi antarkalimat keadaan meliputi sesungguhnya dan s ebenarnya.

f. Konjungsi antarkalimat penguatan meliputi malahan dan bahkan.

g. Konjungsi antar kalimat keekslusifan dan keinklusifan yaitu kecuali itu.

h. Konjungsi antarkalimat konsekuensi yaitu dengan demikian.

i. Konjungsi antarkalimat akibat meliputi oleh karena itu dan oleh sebab itu.

Pilihlas salah satu jawaban yang peling benar!

1. Struktur teks pidato persuasif berikut ini yang tepat adalah ….

A. Orientasi, komplikasi, klimaks, resolusi

B. Pernyataan umum, opini, argument, simpulan

C. Pembuka, isi, penutup

D. Pengenalan isu, rangkaian argument, penegasan ulang

2. Perhatikan kutipan pidato berikut! (soal 2-5)

1)Pemilihan presiden sebentar lagi akan dilaksanakan. 2) Sebagai warga negara yang baik, Anda harus menggunakan hak pilih Anda dengan bijaksana. 3) Artinya, Anda harus memilih calon presiden terbaik yang mampu membawa kebaikan bagi bangsa ini. 4) Oleh karena itu, saya mengajak Anda jangan skeptis dengan menyia-nyiakan suara Anda. 5) Mari gunakan hak pilih Anda dengan benar dan bijaksana.

Kutipan pidato tersebut termasuk pada bagian ….

A. Pembuka

B. isi

C. kesimpulan

D. penutup

3. Kalimat persuasif pada kutipan pidato tersebut terdapat pada kalimat angka ….

A. 1 dan 2

B. 2 dan 3

C. 3 dan 4

D. 4 dan 5

4. Pernyataan yang sesuai dengan kutipan pidato tersebut adalah…

A. Warga negara melaksanakan pemilihan Presiden dan legislative secara bersamaan

B. Warga negara yang bersikap skeptic berarti telah menyia-nyiakan hak memilihnya.

C. Warga negara yang bijaksana seharusnya mampu masuk secara aktif dalam dunia politik.

D. Warga negara yang mempunyai hak pilh adalah warga negara yang berusia di atas 17 tahun.

5. Tujuan dari kutipan pidato tersebut adalah….

A. Mengajak pendengar untuk menyukseskan pemilu.

B. Mengajak pendengar untuk aktif dalam dunia politik.

C. Mengajak pendengar untuk menjadi kader yang baik.

D. Mengajak pendengar untuk menggunakan hak pilihnya.

6. Perhatikan kutipan pidato berikut! (untuk nomor 6-8)

Narkoba masih menjadi momok di Indonesia. Walaupun banyak pengedar narkoba yang ditangkap, baik oleh BNN maupun kepolisian, peredaran narkoba masih terjadi. Para pengedar dengan jeli mencari cara baru untuk menjual barang haramnya. Dengan cerdiknya, para pengedar mengincar remaja. Para bandar atau pengedar dengan jeli memanfaatkan mental remaja yang masih lebil dan suka hal baru. Masalah ini tidak bias dibiarkan. Pemerintah melalui BNN dan Polri perlu memberantas bandar narkoba. Selain itu, mereka wajib memutus rantai peredaran narkoba. Masyarakatpun tidak boleh diam. Masyarakat harus mendukung Pemerintah. Masyarakat harus dapat menjaga dirinya untuk tidak memakai narkoba. Masyarakat juga harus berani melaporkan para pengedar jika mereka mengetahuinya. Saya yakin, jika semua pihak mau bekerja sama, maslah narkoba sedikit demi sedikit dapat teratasi.

Masalah yang dibahas dalam kutipan pidato tersebut adalah ….

A. Kelihaian bandar narkoba di Indonesia.

B. Jalur perdagangan narkoba di Indonesia.

C. Peningkatan pengguna narkoba di Indonesia.

D. Pemberantasan peradran narkoba di Indonesia.

7. Mengapa pengedar narkoba mengincar renaja sebagai pengguna baru?

A. Para remaja masih labil dan suka mencoba hal-hal baru.

B. Para remaja mudah dijadikan sasaran peredaran narkoba.

C. Para remaja lebih mudah dibujuk untuk memakai narkoba.

D. Para remaja mempunyai rasa ingin tahu yang sangat tinggi.

8. Bagaimana upaya masyarakat membantu Pemerintah memberantaran peredaran narkoba di Indonesia?

A. Masyarakat harus bias menjaga diri dan selalu memberikan dukungan aktif kepada BNN dan Polri.

B. Masyarakat harus dapat menjaga diri dan berani melaporkan para pengedar narkoba jika mengetahuinya.

C. Masyarakat harus dapat menjaga diri dan sebisa mungkin menjauhi pergaulan yang tidak jelas dalam masyarakat.

D. Masyarakat harus dapat menjaga diri dan ikut aktif masuk dalam organisasi-organisasi antinarkoba.

9. Perhatikan kutipan pidato berikut!

1)Masalah sampah membuat lingkungan menjadi kotor atau bau. 2) Oleh karena itu, saya mengajak hadirin untuk ikut serta mengatasi masalah sampah ini. 3) Hadirin dapat menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah. 4) Kedua cara tersebut perlu dilakukan agar lingkungan kita terbebas dari masalah sampah.

Keslahan penggunaan konjungsi dalam kutipan pidato tersebut ditunjukkan oleh kalimat angaka

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

10. Cermati kutipan pidato persuasif berikut!

Daerah di bawah perbukitan rawan tertimpa tanah longsor. Tananh longsor memang sulit diprediksai. (…), tanah longsor dapat dicegah. Salah satu cara mencegah tanah longsor adalah dengan tidak menenbang pohon-pohon di sekitar lereng gunung. Penebangan pohon-pohon di daerah lereng gunung membuat tingkat kestabilan tanah berkurang. Akar-akar pohon yang tdinya berguna sebagai penahan tanah akan hilang. Akibatnya, tanah menjadi tidak stabil. Tanah yang tidak stabil rawan longsor. (…), saya menajak masyarakat di sekitar Bukit Jandaka ini untuk tidak menenbang pohon secara sembarangan.

Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kutipan pidato persuasif tersebut adalah ….

A. akan tetapi, oleh karena itu

B. selain itu, oleh karena itu

C. akan tetapi, meskipun demikian

D. selain itu, meskipun demikian

KUNCI JAWABAN

1. C 6. D

2. B 7. A

3. D 8. B

4. B 9. A

5. D 10.A