Skip to content

Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Maria Immaculata Cilacap: Materi 7: Gagasan dalam Pidato Persuasif

Materi dan tugas Bahasa Indonesia pertemuan 7 kelas 9

E. Gagasan dalam Pidato Persuasif

Gagasan dapat disampaikan melalui pidato persuasif. Gagasan yang disampaikan melalui pidato persuasif bersifat membujuk dan mengajak pendengar. Dalam menuangkan gagasan dalam sebuah pidato persuasif, perlu diikuti dengan argumen yang tepat. Selain itu, pada saat menyampaikan gagasan tersebut secara lisan diperlukan secara lisan diperlukan sikap dan kematangan yang hanya didapat dengan latihan secara rutin.

1. Menyusun Pidato Persuasif

Pidato persuasif bertujuan memengaruhi, mengajak, dan membujuk pendengar untuk mengikuti keinginan pembicara secara sukarela. Struktur dalam pidato persuasif sama dengan struktur pidato pada umumnya. Meskipun demikian, ada bagian yang mengkhususkan pidato persuasif. Bagian isi pada pidato persuasif berisi ajakan untuk memengaruhi pendengar agar mengikuti apa yang didjelaskan dalam isi pidato tersebut. Bagian tersebut harus diperhatikan dalam menyusun teks pidato persuasif, susunlah terlebih dahulu pokok isi pidato tersebut. Setelah itu, kamu dapat mengembangkan pokok pokok isi tersebut menjadi sebuah pidato persuasif.

Berikut langkah langkah yang dapat kamu lakukan untuk mmenyusun sebuah teks pidato persuasif.

a. Menetukan Tema

Tema merupakan landasan dasar dalam membuat pidato. Tema dapat diartikan sebagai ide pokok yang akan dibicarakan dalam pidato tersebut. Tema harus dirumuskan secara terperinci agar memudahkanmu dalam membuat pidato.

b. Menetukan Pokok Pokok Isi Pidato

Pokok pokok isi disusun berdasarkan tema yang sudah diterapkan sebelumnya. Pokok pokok isi digunakan untuk menyusun argumen dalam isi pidato persuasif. Sebaiknya, pokok pokok isi yang dibuat urut agar memudahkanmu dalam menyusun kerangka pidato persuasif.

c. Menyusun Kerangka Pidato Persuasif

Kerangka berhubungan dengan struktur pidato persuasif. Oleh karena itu, kamu dapat melihat dan mengingat ingat kembali struktur pidato persuasif terdiri atas pembuka, isi, dan penutup. Kamu juga harus menyusun kerangka dengan tujuan yang tepat, yakni membujuk pendengar.

d. Mengembangkan Kerangka Menjadi Teks Pidato Persuasif Utuh.

Kerangka yang sudah kamu buat dapat kamu kembangkan menjadi teks pidato persuatif utuh. Kamu dapat menyusun pembuka, isi, dan penutup teks pidato persuasif. Gunakan Bahasa yang baik dan benar.

2. Mengungkapkan Pidato Persuasif secara Lisan

Pengungkapan pidato secara lisan disebut berpidato. Banyak aspek yang harus diperhatikan sebelum berpidato. Setidaknya, seorang pembicara harus menyiapkan materi dan mental sebelum berpidato. Alangkah lebih baik lagi jika pembicara mampu memahami pendengar pidatonya.

a. Pengertian Berpidato

Berpidato merupakan kegiatan berbicara di depan banyak orang. Pembicara pidato menyampaikan gagasan gagasannya secara lisan di hapapan orang lain. Pembicara pidato harus memperhatikan pendengar sehingga isi pidato tersampaikan dengan baik kepada pendengar. Jadi, kegiatan berpidato dapat dikatakan berkaitan dengan pembicara dan pendengar.

b. Persiapan Sebelum Berpidato

Sebelum berpidato, seseorang harus mempersiapkan diri terlebih dahulu. Pembicara harus mempersiapkan materi pidato dan pengetahuan tentang pendengar. Peesiapan materi pidato meliputi topik naskah dan naskah pidato. Persiapan pembicara mengenai pendengar berkaitan dengan kemampuan pembicara menarik minat pendengar.

1. Persiapan Materi Pidato

Persiapan materi pidato dilakukan pembicara dalam usahanya untuk menguasai materi atau isi pidato. Persiapan materi yang baik akan memengaruhi keberhasilan berpidato. Sebaiknya, pembicara mempersiapkan materi pidato dari beberapa hari sebelumnya. Beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk menyiapkan materi pidato sebagai berikut.

a. Mengumpulkan Materi Pidato

Pembicara harus mempersiapkan bekal yang cukup untuk berpidato. Bekal yang digunakan pembicara dalam berpidato adalah materi pidato. Pembicara harus mengetahui topik yang akan disampaikan. Pembicara juga harus mengumpulkan materi sesuai sasaran pendengar pidato.

b. Membuat Kerangka Naskah Pidato

Sebelum membuat naskah pidato, perlu dibuat kerangka pidato. Kerangka pidato berisi pokok pokok pembicaraan yang akan disampaikan. Kerangka yang dibuat harus teratur, brurutan, dan juga sesuai kaidah penyusunan pidato.

2. Persiapan Mengenai Pendengar

Persiapan pembicara mengenai pendengar dan cara memahami sikap pendengar. Beberapa sikap pendengar yang perlu diperhatikan sebagai berikut.

a. Minat

Minat merupakan keinginan seseorang terhadap sesuatu yang bersumber dari dalam hati. Seorang pembicara harus dapat menumbuhkan minat pendengar. Cara menumbuhkan minat pendengar adalah membahas materi sesuai dengan kebutuhan pendengar.

b. Perhatian

Keberhasilan pidato ditentukan adanya perhatian dari pendengar. Pembicara yang baik harus dapat meraih perhatian dari pendengarnya. Pembicara harus menguasai ilmu berpidato untuk menampilkan pidato yang baik sehingga pendengar manaruh perhatian penuh kepadanya saat berpidato.

c. Pengetahuan dan Pengertian

Setiap manusia pasti mempunyai pengetahuan dan pengertian. Akan tetapi, banyak sedikitnya pengetahuan dan pengertian yang dimiliki manusia berbeda beda. Pembicara yang baik harus memiliki pengetahuan yang luas serta sikap pengertian yang dimiliki pengetahuan yang luas serta sikap pengertian yang cakap agar isi pidato mudah dimengerti dan menarik perhatian pendengar.

d. Pemahaman

Isi dari suatu pidato haruslah dipahami oleh pendengar. Isi Pidato yang berbelit belit membuat pendengar pidato bingung. Sebaiknya, pembicara memahami terlebih dahulu isi pidato yang akan disampaikan. Dengan menguasai materi isi pidato, pembicara dapat menyampaikan pidato dengan baik. Materi tersebut akan mudah untuk dipahami oleh pendengar. Keberhasilan tujuan pidato pun tercapai.

e. Kemauan

Kemauan memperhatikan pidato didasari oleh kesadaran pendengar. Pembicara harus bias membangkitkan kesadaran pendengar. Pendengar harus sadar betapa pentingnya materi yang disampaikan. Dengan demikian, akan muncul kamauan pendengar untuk mrmperhatikan pidato.

f. Tindakan dan Perbuatan

Proses akhir pemahaman pendengar adalah wujud nyata pendengar. Maksudnya pendengar melakukan tindakan sesuai isi pidato. Tindakan tersebut merupakan bukti nyata kebrhasilan pembicara. Pada pidato persuasif, pembicara berhasil meyakinkan seseorang untuk mengikuti penjelasan dalam pidatonya secara sukarela.

3. Latihan Berpidato

Seorang pembicara harus melakukan latihan sebelum berpidato. Latihan dalam berpidato digunakan untuk mempersiapkan mental dan penampilan. Mental sangat penting dalam berpidato. Mental yang dimaksud adalah sikap berani dan percaya diri. Persiapan penampilan meliputi sikap, suara, dan juga penyesuaian gerak, gaya, mimic, dan suara.

a. Sikap Badan

Sikap badan pada saat berpidato yang baik adalah berdiri dengan tegak. Sikap ini menunjukkan pembicara bersemangat tinggi, percaya diri, dan bersungguh-sungguh.Pandangan mata pembicara sebaiknya mengarah kepada semua pendengar.

b. Suara

Berpidato juga harus memperhatikan suara. Pembicara harus memapu mengatur irama dan tempo suara. Pengaturan suara berhubungan dengan tinggi rendahnya suara. Pengaturan suara berhubungan dengan cepat lambatnya suara. Dengan demikian, suara dapat berirama dan enak didengar. Suara yang berirama dapat menggugah minat pendengar. Aspek suara juga harus memperhatikan kejelasan suara. Kejelasan suara berhubungan dengan pelafalan kata. Kejelasan dalam melafalkan setiap kata dalam berpidato dapat memudahkan pendengar memahami isi pidato.

c. Kewajaran Sikap

Pembicara sebaiknya menjaga kewajaran sikap saat berpidato. Sikap dan gaya berlebihan dalam berpidato. Sikap dan gaya berlebihan dalam berpidato dapat mengurangi perhatian pendengar. Setelah dapat menguasai sikap, pembicara harus dapat menyesuaikan antara sikap badan, suara, dan juga penampilan berpidato. Dengan berlatih menyesuaikan sikap, suara, dan penampilan berpidato, pembicara dapat melakukan pidato dengan baik.

Soal Pertemuan 7

Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!

1. Bacalah kutipan teks pidato berikut!

Betapa sulitnya seorang pecandu rokok untuk bias menghentikan kebiasaan merokoknya. Seberapa mahalpun harga rokok tidak dapat menghentikan mereka. Misalnya, di Malaysia, harga rokok dapat setara dengan lima persen pendapatan buruh kasar. Di Shanghai, Cina, petani dan perokok menghabiskan uang untuk membeli rokok lebih banyak daripada yang dipakai untuk membeli gandum, dagimg, dan buah-buahan sebagai kebutuhan utama mereka. Oleh sebab itu, hentikan merokok sebelum candu rokok melekat pada diri Anda.

Kaliamat di atas yang menunjukkan ajakan adalah ….

A. Betapa sulitnya seorang pecandu rokok untuk bias menghentikan kebiasaan rokoknya.

B. Hentikan merokok, sebelum candu rokok melekat pada diri anda.

C. Berapapun mahalnya harga rokok tidak dapat menghentikan mereka yang merokok.

D. Di Cina perokok mengahabiskan uang untuk membeli rokok lebih besar daripada yang dipakai untuk membeli gandum.

2. Perhatikan kutipan teks pidato berikut! (untuk nomor 2-5)

Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh(1)

Yang terhormat Kepala SMP Maria Immaculata Cilacap, yang saya hormati Bapak Ibu Guru SMP Maria Immaculata Cilacap, serta teman-teman ari kelas VII-IX yang saya cintai(2)

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena limpahan rahmat serta hidayah-Nya, kita bias berkumpul pada siang ini dalam acara sekolah bertema “Ayo, Jaga Kebersihan Lingkungan Sekolah”.(3)

Oleh karenaitu, perkenankanlah saya mengemukakansedikit penjelasan mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekolah.

Hadirin yang terhormat,

Kebersihan lingkungan sekolah dapat mewujudkan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Dengan lingkungan sekolah yang bersih, ilmu yang kita pelajari dapat terserap dengan mudah. Lingkungan yang berish juga mendorong kesuksesan kegiatan belajar mengajardi kelas. Siswa serta guru dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan efisien karena didukung oleh situasi lingkungan yang nyaman.(4)

Oleh karena itu, marilah kita sebagai waga sekolah dapat berpartisipasi menjagakebersihan lingkungan sekolah. Menjaga kebersihan sekolah bias diawali dari diri sendiri. Tindakan yang dapat kita lakukan seperti membuang sampah pada tempatnya, melaksanakan piket setiap hari, serta tidak meninggalkan barang-barang di laci yang bias menjadi sarang nyamuk. Sekali lagi saya mengajak kepada seluruh warga sekolah, marilah bersama-sama menjaga kebersihan sekolah demi menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.

Saya rasa cukup sekian pidayo yang dapat saya sampaikan. Harapan saya semoga seluruh warga sekolah bisa berperan aktif

dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. (5)

Terima kasih atas perhatian yang hadirin berikan. Jika ada ucapan ataupun tingkah laku saya yang kurang berkenan di hati hadirin, saya mohon maaf.(6)

Wasalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh.(7)

Bagian ucapan syukur kepada Tuhan ditunjukkan oleh bagian nomor ….

A. 4

B. 3

C. 2

D. 1

3. Kalimat ajakan yang disampaikan pembicara dalam pidato tersebut adalah ….

A. Kebersihan lingkungan sekolah dapat mewujudkan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.

B. Oleh karena itu, perkenankanlah saya mengemukakan sedikit penjelasan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

C. Oleh karena itu, marilah kita sebagai warga sekolah dapat menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

D. Siswa serta guru dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan efisien karena didukung oleh situasi lingkungan yang nyaman.

4. Tujuan pidato tersebut adalah ….

A. Memberikan pemahaman pendengar tentang kebersihan lingkungan sekolah.

B. Memberikan informasi pendengar tentang pentingnya kebersihan lingkungan sekolah.

C. Memberikan hiburan kepada pendengar dengan tema kebersihan lingkungan sekolah.

D. Mengajak pendengar untuk menjaga kebersihan lingkungan.

5. Kata berpartisipasi dalam pidato tersebut mempunyai arti ….

A. Melakukan sesuatu dengan sukarela.

B. Ikut mendukung adanya suatu kegiatan.

C. Berperan serta dalam suatu kegiatan.

D. Orang yang ikut berperan serta dalam suatu kegiatan.

6. Mari (…) di tempat sampah agar kota kita terbebas dari masalah banjir!

Kata yang tepatnuntuk melengkapi kalimat persuasif tersebut adalah ….

A. membuang

B. membakar

C. mengubur

D. menyimpan

7. Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini!

1) mendaftar pokok-pokok berita

2) menentukan tema pidato

3) menentukan tujuan pidato

4) mengembangkan kerangka pidato

5) menyusun kerangka pidato

Susunan yang tepat langkah menyusun pidato adalah ….

A. 2-3-1-5-4

B. 1-2-3-4-5

C. 1-3-2-5-4

D. 2-1_3_5-4

8. Demikian sambutan yang dapat kami sampaikan. Maafkan atas segala kesalahan, baik yang kami sengaja maupun yang tidak kami sengaja. Kami sampaikan selamat jalan kepada Ibu Beta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi kita semua. Amin.

Cuplikan pidato di atas adalah bagian ….

A. salam pembuka

B. pendahuluan

C. isi

D. penutup

9. Teks pidato untuk nomor 9 dan 10!

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Pagi ini kita dapat berkumpul dalam acara peringatan hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April. R.A. Kartini merupakan salah seorang pejuang wanita sangat gigih dan memiliki senmangat juang tinggi.

Kalimat yang tepat untuk menutup idato di atas adalah ….

A. Terima kasih kepada Bapak/Ibu wali murid.

B. Semoga kita dapat meneladani perjuangan R.A. Kartini.

C. Semoga acara ini berjalan dengan lancer.

D. Terima kasih saya ucapkan.

10. Kata dia pada kalimat di atas merupakan seorang pejuang wanita sangat gigih dan memiliki semangat juang yang tinggi dapat diganti dengan ….

A. Kami

B. Beliau

C. Saudara

D. Mereka

KUNCI JAWABAN

1. B 6. A

2. B 7. A

3. C 8. D

4. D 9. B

5. C 10.B