Skip to content

Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Maria Immaculata Cilacap Materi 8: PENILAIAN HARIAN 1

Tugas Bahasa Indonesia Pertemuan 8

Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!

1. Perhatikan yeks laporan percobaan berikut!

1) Gula merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia saat ini. 2) Gula mempunyai berbagai fungsi baik dalam industry makanan maupun industry bukan makanan, seperti industri obat-obatan, fermentasi, dan energy terbarukan. 3) Gula dapat berasal dari aren, tebu, kelapa dan siwalan. 4) Masyarakat Indonesia lebih suka menggunakan gula aren untuk digunakan dalam makanan tradisional.

Kalimat yang memperkenalkan aspek umumatau kelompok generik ditunjukkan oleh angka….

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

2. Perhatikan teks laporan percobaan berikut!

Sampel gula aren (gula merah) yang sudah disiapkan dihaluskan. Kemudian, siapkan sampel sebanyak 2,5 gram. Larutkan sampel gula aren tersebut menggunakan aquades. Sementara itu, sampel gula aren sebanyak 5 gram dilarutkan dengan fase gerak dalam 100 ml untuk pengujian berikutnya.

Kutipan teks laporan percobaan tersebut merupakan bagian ….

A. objek percobaan

B. tujuan percobaan

C. langkah percobaan

D. simpulan percobaan

3. Perhatikan kutipan teks laporan percobaan berikut!

Berdasarkan identifikasi sampel gula mengandung sampel-sampel organik berupa asam piroglutamat, malat, laktat, askorbak, dan asetat. Sementara itu, sampel gula merek M dan sampel gula merek G hanya mengandung empat jenis asam, yaitu piroglutamat, malat, laktat, dan askorbat. Perhitungan konsentrasi dari kelima asam standar diperoleh tertinggi ada pada asam laktat.

Kutipan teks laporan percobaan tersebut merupakan bagian ….

a. objek percobaan

b. tujuan percobaan

c. manfaat percobaan

d. simpulan percobaan

4. Kutipan teks lapoean percobaan berikut untuk soal nomor 4 dan 5!

Bakso mengandung protein tinggi, dan pH netral sehingga rentan terhadap kerusakan. Daya awet bakso maksimal satu hari pada sushu kamar. Daya tahan yang sebentar tersebut menjadi alasan bagi para penjual bakso untuk mengambil jalan pintas mengawetkan bakso. Beberapa pedagang ada yang menambahkan formalin ke dalam adonan baksonya. Formalin pada bakso dapat memperpnajang daya awet selama tiga hari. Formalin diketahui merupakan pengawet yang berbahaya karena dapat menimbulkan kanker.

Alternatif untuk mengatasi masalah ini diperlukan pengawet makanan yang alamisehingga aman dikonsumsi masyarakat. Salah satu pengawet alami untuk bakso adalah wortel (Daucus corota). Wortel mengandung antioksidan berupa beta karoten yang disebabkan oleh mikroorganisme. Pengawetan dengan penambahan ekstrak wortel (Daucus carota) daam bakso juga menambah kandungan gizi dalam makanan sehingga lebih sehat untuk dikonsumsi.

Ide pokok paragraph pertama adalah ….

A. bakso rentan rusak

B. bakso perlu diawetkan

C. manfaat formalin untuk bakso

D. penyimpanan bakso di suhu kamar

5. Informasi yang sesuai dengan lapoaran percoban adalah ….

A. Bakso dapat bertahan beberapa hari meskipun tanpa pengawet.

B. Formalin ditambahkan ke dalam adonan bakso untuk mengenyalkan bakso.

C. Wortel merupakan alternative pengawet bakso yang tidak membahayakan kesehatan.

D. Wortel ditambahkan ke dalam adonan baksountuk menambah cita rasa dan tekstur.

Teks laporan berikut untuk soal nomor 6 -10!

Saat ini dikembangkan banyak produk obat herbal yang secara alami tumbuh di Indonesia. Salah satu contoh tumbuhan yang mempunyai banyak manfaat tersebut adalag dari genus curcuma (temu-temuan). Perhatian masyarakat terhadap tenaman ini semakin meningkat dengan berkembangnya keyakinan masyarakat bahwa tanaman ini dapat digunakan dalam pengobatan kanker.

Penelitian ini dilakukan pada klorofil daun tanaman genus curcuma karena sebagian besar tanaman ini mempunyai manfaat yang beragam oada rimpangnya. Kandungan yang tersimpan dalam rimpang ini juga dipengaruhi oleh pembenyukan senyawa-senyawaaktif dari proses fotsintesis dan pembentukan bahan kimia oleh rimpang tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandunagn klorofil dalam daun curcuma dengan menggunakan kertas saring yang berbeda-beda yaitu kertas saring whattman tipe 1 sebagai control, tipe 40 dan 42 untuk ekstrasi daun curcuma xanthorrhiza: daun curcuma aeruginosa: dan daun curcuma mangga val, terhadap kandungan klorofil yangb terkandung dalam sampel.

Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini berupa dan tanaman temu lawak (curcuma xanthorrhiza), daun temu manga(curcuma manga val) serta daunt emu hitam (curcuma xanthorrhiza). Sampel daunt emu lawak dan temu manga diperoleh dari Batu, Malang. Sementara itu daun temu hitam diperoleh dari hasil tanam sendiri. Alat yang digunakan, diantaranya tabung reaksi, rak tabung reaksi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan spektrofotometer.

Penelitian ini dilakukan dengan cara uji ekstrasi klorofil daun dengan menggunakan kertas saring yang berbeda-beda ukuran porinya, yaitu kertas saring whattman tipe 1, 40, dan 42. Kertas-kertas tersebut digunakan sebagai control serta dilakukan pengujian absorbasinya pada spektrofotometer. Tahapan pertama yang dilakukan , diantaranya tahap ekstrasi daun dengan penyaringan menggunakan corong Buchner dan kertas saring selanjutnya tahap pengukuran total dengan metode spektrofotometri.

6. Paragraf kedua dalapm laporan percobaan tersebut disebut bagian ….

A. pernyataan umum dan tujuan percobaan

B. tempat dan waktu percobaan

C. bahan dan alat percobaan

D. langkah kerja percobaan

7. Informasi pokok dalam percobaan tersebut adalah ….

A. Percobaan untuk mengetahui pengobatan kanker.

B. Percobaan untuk mengetahui zat berbahaya dalam curcuma.

C. Percobaan untuk mengetahui kandungan klorofil dalam curcuma.

D. Percobaan untuk mengetahui kandungan klorofil dalam daun curcuma.

8. Alat-alat yang digunakan dalam percobaan uji kandungan klorofil dalam daun curcuma adalah ….

A. Pipet tetes, rak tabung reaksi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan spektrofotometer.

B. Tabung rekasi, rak tabung reaksi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan spektrofotometer.

C. Tabung reaksi, penjepit tabung rekasi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan spektrofotometer.

D. Tabung reaksi, rak tebung reaksi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan kompor spiritus.

9. Bahan yang digunakan dalam percobaan tersebut adalah ….

A. tanaman temu lawak (curcuma xanthorrhiza), daun temu manga ( Curcuma manga val), daun temu hitam (curcuma aeruginosa) yang diperoleh dari hasil tanam sendiri.

B. Tanaman temulawak (curcuma xanthorrhisa) dan daun temu mangga ( Curcuma mangga val) yang diperoleh dari Batu, Malang serta ditanam sendiri.

C. Daun tanaman temu lawak (curmuma xanthorrhiza), daun temu mangga (Curcuma manga val), dan daun temu hitam ( curcuma aeruginosa) yang diperoleh dari hasil tanam sendiri.

D. Daun tanaman temu lawak (curmuma xanthorrhiza), daun temu mangga (Curcuma manga val), dan daun temu hitam ( curcuma aeruginosa).

10. Langkah pertama dalam percobaan tersebut adalah ….

A. mencairkan klorofil yang terdapat dalam daun curcuma

B. mencari daun Curcuma di Batu, Malang, dan kebun sendiri

C. mengekstrasi daun Curcuma menggunakan corong Buchner

D. mengukur klorofil daun Curcuma dengan metode speltrofotometri

Teks laporan percobaan berikut untuk soal nomor 11 dan 12.

Vitamin C terkandung pada buah dan sayuran. Untuk mengetahui/membuktikannya, dapat dilakukan dengan memanfaatkan zat uji iodium tinktur (iodide). Jika bahan makanan tersebut setelah ditetesi iodium tinktur (iodide) berubah menjadi berwarna ungu, artinya nahan makanan tersebut mengandung vitamin C. Semakin banyak jumlah tetesan iodium tinktur yang digunakan untuk mengubah warna menjadi ungu, semakin banyak pula kandungan vitamin C.

11. Kutipan laporan percobaan tersebut disebut bagian ….

A. judul dan tujuan percobaan

B. tempat dan waktu percobaan

C. bahan dan alat percobaan

D. langkah kerja percobaan

12. Kutipan laporan percobaan tersebut adalah ….

A. Tidak semua buah dan sayuran mengandung vitamin C.

B. Beberapa buah dan sayuran tertentu mengandung iodium tinktur (ionida).

C. Kandungan vitamin C buah dan sayur dapat diuji dengan iodium tinktur (ionida),

D. Buah dan sayur yang mengandung vitamin C tinggi hanya perlu ditetesi sedikit iodium tinktur.

Teks laporan percobaan berikut untuk soal nomor 13-16!

Laporan Percobaan Uji Makanan

(Amilum dan Glukosa)

Tubuh memerlukan zat makanan, seperti karbohidrat (amilum) dan glukosa untuk dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Zat makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari umumnya adalah karbohidrat, protein, lemak, dan gula. Untuk mengetahui kandungan amilum dan glikosa dalam makanan tersebut, dapat dilakukan dengan uji percobaan makanan.

1. Alat

a. Tabung reaksi

b. Pipa tipis

c. Cawan petri

d. Mortar

e. Spatula

f. Pembakar Bunsen

g. Penjepit tabung reaksi

h. Kertas buram

i. Korek api

j. Tisu

2. Bahan

a. Fioti

b. Kedelai

c. Putih telur rebus

d. Pisang

e. Kemiri

f. Margarin

g. Cairan lugol

h. Cairan benedict

3. Langkah-langkah kerja

a. Uji Amilum

Larutan yang dibutuhkan untuk melakukan uji emilum (karbohidrat) adalah lugol atau kalium iodide.

1) Ambil enam buah bahan makanan yang sudah dipersiapkan sebelumnya , yaitu roti, kedelai, putih telur rebus, pisang, kemiri, dan margarin.

2) Haluskan bahan makanan yang berbentuk padat, seperti roti, kedelai, putih telur rebus, pisang, dan kemiri.

3) Letakkan bahan makanan yang sudah diproses ke cawan petri.

4) Beri label untuk setiap bahan makanan.

5) Pada setiap bahan makanan ditetesi lugol atau kalium iodide.

6) Amati perubahan warna yang terjadi dan catat hasilnya.

b. Uji Glukosa

Larutan yang dibutuhkan untuk melakukan uji glukosa adalah benedict.

1) Siapkan enam tabung reaksi beserta raknya.

2) Ambil enam bahan makanan yang sudah dipersiapkan sebelumnya, yaitu roti, kedelai, putih telur rebus, pisang, kemiri, dan margarin.

3) Haluskan bahan makanan yang berbentuk padat, seperiti roti, kedelai, putih telur rebus, pisang, dan kemiri.

4) Masukkan bahan makanan yang sudah dihaluskan pada tabung reaksi.

5) Beri label untuk setiap bahan makanan.

6) Beri lima tetes benedict pada setiap bahan makanan.

7) Panaskan di atas Bunsen dan diamkan sebentar.

8) Amati perubahan warna yang terjadi dan catat hasilnya.

4. Hasil Percobaan

Hasil percobaan amilum dan glukosa dapat dilihat pada table berikut!

Nomor

Bahan Makanan

Perubahan Warna

Benedict

Lugol

1

Roti

oranye

biru kehitaman

2

Kedelai

oranye tua

putih kecokelatan

3

Putih telur

kuning kecokelatan

oranye kecokelatan

4

Pisang

cokelat kehitaman

cokelat kehitaman

5

Kemiri

cokelat gelap

cokelat kehitaman

6

Margarin

-

-

5. Simpulan Percobaan

Bahan makanan yang mengandung amilun adalah roti dan pisang. Bukti ini ditunjukkan karena terjadi perubahan warna pada roti yang dihaluskan dan kemudian ditetesi lugol/kalium iodide. Perubahan warna yang terjadi adalah warna roti berubah menjadi biru kehitaman, begitu juga dengan pisang,

Sementara itu, bahan makanan yang mengandung glukosa yaitu, roti, tempe, dan pisang. Perubahan warna terjadi saat roti yang dihaluskan ditetesi benedict. Perubahan warna yang terjadi adalah warna roti menjadi oranye. Perubahan warna yang sama juga terjadi pada pisang. Perubahan warna pada kedelai juga demikian, tetapi perubahan warna oranye agak samar. Perubahan warna oranye tidak sejelas pada roti dan pisang.

13. Informasi pokok dalam laporan percobaan tersebut adalah ….

A. Kandungan amilum dalam makanan dapat diuji dengan menggunakan larutan benedict dan lugol.

B. Kandungan glukosa dalam makanan tampak saat makanan ditetesi larutan benedict dan lugol.

C. Kandungan amilum dan glukosa dalam makanan dapat diuji dengan menggunakan larutan lugol.

D. Kandungan amilum dan glukosa dalam makanan dapat diuji dengan menggunakan larutan lugol dan benedict.

14. Paragraf pertama laporan percobaan merupakan bagian ….

A. tujuan percobaan

B. bahan dan alat percobaan

C. hasil percobaan

D. langkah kerja percobaan

15. Pernyataan yang sesuai dengan laporan percobaan tersebut adalah ….

A. Pisang mengandung glukosa tertinggi diantara semua jenis buah-buahan.

B. Tubuh hanya memerlukan zat makanan seperti karbohidrat (amilum) dan glukosa.

C. Roti adalah satu-satunya bahan makanan yang mengandung karbohidrat (amilum).

D. Roti, tempe, dan pisang mengandung glukosa karena bereaksi saat ditetesi benekdict.

16. Simpulan yang tepat berdasarkan laporan percobaan tersebut adalah ….

A. Bahan makanan yang mengandung glukosa akan bereaksi saat ditetsi larutan lugol dan benedict.

B. Bahan makanan yang mengandung amilum dan glukosa dapat diuji dengan menggunakan larutan lugol dan bebedict.

C. Tubuh memerlukan zat makanan, seperti karbohidrat (amilum) dan glukosa untuk dapat melakukan aktivitas sehari-hari,

D. Untuk megetahui kandungan amilum dan glukosa dalam makanan tersebut, dapat dilakukan dengan uji percobaan makanan.

17. Perhatikan kalimat_kalimat berikut!

1) Pertama, dilakukan penyiapan sampel.

2) Langkah penelitian terbagi menjadi beberapa tahap berikut.

3) Sampel pertama yang diambil berupa minyak goreng pedangan jajanan gorengan sebanyak 100 ml.

4) Sampel pertama diambil dari pedagang jajanan gorengan di pinggir jalan.

5) Sampel kedua yang diambil berupa minyak goreng sebanyak 100 ml yang telah digunakan untuk menggoreng makanan.

6) Sementara itu, sampel kedua merupakan hasil pemodelan penggorengan secara deep fat frying.

7) Sampel terakhir adalah minyak goreng yang belum digunakan untuk menggorang sebanyak 100ml.

Langkah kerja acak pengujian kandungan lemak pada minyak jajanan gorengan dapat disusun dengan urutan ….

A. 1) -2)-5)-4)-3)-6)-7)

B. 1)-3)-5)-2)-4)-7)-6)

C. 2)-1)-4)-3)-6)-5)-7)

D. 2)-3)-1)-5)-4)-7)-6)

18. Perhatikanlah hasil pengamatan acak berikut!

1) Berdasarkan hasil pengujian tersebut, peneliti melakukan analisis dengan melihat table warna.

2) Hasil percobaan terhadap sampel saus yaitu ketika sampel ditetesi dengan HCl pekal, warna saus sedikit berubah.

3) Hasil menunjukkan bahwa saus tidak mengandung pewarna sintetis.

4) Selanjutnya, saus ditetsi dengan H2SO4 yang pekat warnanya yang menjadi ungu kecoklatan.

Hasil percobaan acak tersebut dapat disusun menjadi paragraph padu dengan urutan ….

A. 2)-1)-4)-3)

B. 2)-4)-1)- 3)

C. 3)-1)-4)-2)

D. 3)-4)-1)-2)

19. Perhatikan paragraph berikut!

Pengujian karbhohidrat dilakukan dengan menggunakan metode Luff Schoorl. (…) Selain itu metode Luff Shrool dapat diaplikasikan untuk produk pangan yang mengandung karbohidrat dan glukosa dengan bobot molekuler rendah dan pati alami. Metode ini mengharuskan subyek melakukan beberapa tahap percobaan.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan teks laporan percobaan tersebut adalah ….

A. Metode ini dipilih karena merupakan metode terbaik untuk mengukur kadar karbohidrat dan glukosa pada makanan.

B. Metode ini mempunyai tingkat keaLhN Hsil percobaan yang besar hingga mencapai 80%.

C. Prosedur kerja menggunakan metode ini dilakukan dengan pengambilan sampel sebanyak 250 ml menggunakan pipet tetes.

D. Setelah sampel terkumpul, sampel dipisahkan ke dalam tabung reaksi yang telah diberi laruran aquades.

20. Perhatikan kalimat-kalimat berikut!

1) Daya terima terhadap suatu makanan ditentukan oelh rangsangan yang tombul dari makanan melalui pancaindra.

2) Untuk mencegah penyakit membahayakan, perlu diadakan penelitian lebih mendalam terhadap bahan makanan tersebut.

3) Berdasarkan hasil percobaan tersebut, sampel kerupuk yang diuji mengandung bahan pengawet sintetis.

4) Buah-buahan baik yang digunakan sebagai bahan baku kudapan ini mengandung serat tinggi yeng bermanfaat bagi pencernaan.

Contoh kalimat yang menggunakan kata serapan adalah kalimat nomor….

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

Kunci Jawaban

1. B 11. D

2. C 12. C

3. D 13. D

4. A 14. A

5. C 15. D

6. A 16. B

7. C 17. C

8. B 18. B

9. D 19. A

10. C 20. C