IKM Post Test Topik 4 Modul 1 (-M51-): Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (SD, SMP, SMA/K)

Visi dan Misi Satuan Pendidikan

Perancangan kurikulum operasional perlu diawali dari visi dan misi satuan pendidikan. Video ini akan membahas bagaimana cara merumuskan visi dan misi dan proses evaluasinya agar tetap relevan dengan kondisi satuan pendidikan.

Lingkungan Belajar Yang Nyaman

Lingkungan belajar yang nyaman dan aman dapat membantu murid mencapai kompetensinya secara optimal. Satuan pendidikan dan guru berperan dalam menciptakan lingkungan tersebut. Video ini akan membahas variabel-variabel yang mempengaruhi pembentukan lingkungan belajar yang tidak hanya dapat berpengaruh kepada murid, tetapi juga para guru dan warga sekolah.

LATIHAN PEMAHAMAN

1. Pada pilihan berikut, pernyataan yang salah mengenai visi dan misi yaitu:
a. Visi adalah gambaran masa depan
b. Misi dituliskan dalam kalimat tindakan
c. Visi bersifat realistis, kredibel, atraktif
d. Visi tidak harus selalu ideal

2. Budaya sekolah ditentukan oleh:
a. Pemerintah Daerah
b. Kepala Sekolah dan manajemen sekolah
c. Perwakilan seluruh warga sekolah
d. Guru bersama perwakilan orang tua

REFLEKSI

Jika boleh berandai-andai, sekolah impian Ibu dan Bapak Guru itu sekolah yang bagaimana?

Sekolah yang aman dan nyaman untuk semua warga sekolah dalam menhantarkan peserta didik untuk masa depan yang bahagia.

 

Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) disusun untuk membantu murid mencapai Capaian Pembelajaran (CP) secara bertahap. Pendekatan desain mundur dipergunakan dalam menentukan Tujuan Pembelajaran (TP). Dalam video ini kita akan belajar mempraktikkan langsung bagaimana menurunkan CP menjadi ATP pada mata pelajaran IPAS. Contoh dalam video ini bisa diterapkan untuk kelompok mapel IPA dan IPS.

Merumuskan ATP dan TP (PPKn)

Contoh ATP dan TP IPAS Fase B

Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran atau ATP disusun untuk membantu murid mencapai Capaian Pembelajaran (CP) secara bertahap. Pendekatan desain mundur dipergunakan dalam menentukan Tujuan Pembelajaran (TP). Dalam video ini kita akan belajar mempraktikkan langsung bagaimana menurunkan CP menjadi ATP pada mata pelajaran PPKn.

Contoh ATP dan TP PPKn Fase D

Merumuskan ATP dan TP (Seni Rupa)

Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran atau ATP disusun untuk membantu murid mencapai Capaian Pembelajaran (CP) secara bertahap. Pendekatan desain mundur dipergunakan dalam menentukan Tujuan Pembelajaran (TP). Dalam video ini kita akan belajar mempraktikkan langsung bagaimana menurunkan CP menjadi ATP pada mata pelajaran Seni Rupa. Contoh dalam video ini bisa diterapkan untuk kelompok mapel Seni.

Contoh ATP dan TP Seni Rupa Fase E

LATIHAN PEMAHAMAN

1. Sebelum merumuskan Tujuan Pembelajaran kita perlu
a. Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran
b. Menguraikan Capaian Pembelajaran
c. Memahami karakteristik mata pelajaran
d. Semua benar

2. Apa langkah pertama yang perlu dilakukan saat merumuskan ATP?
a. Memahami CP dan karakteristik mata pelajaran
b. Menentukan alokasi waktu dan jenjang
c. Menentukan tujuan pembelajaran
d. Menentukan asesmen untuk menguji capaian pembelajaran

REFLEKSI

Hal apa yang membuat Ibu dan Bapak Guru menyukai mata pelajaran yang saat ini diampu?

Contoh: Yang membuat saya menyukai mata pelajaran PPKn karena mata pelajaran PPKn menanamkan nilai-nilai karakteristik untuk menjadi wagara negara yang baik.

 

POST TEST

Soal 1 dari 8
Perhatikan langkah dalam penyusunan visi dan misi sekolah berikut:

1. Wawancara.
2. Pemilihan informasi yang relevan.
3. Analisis karakteristik atau konteks sekolah.
4. Merumuskan misi sekolah.
5. Merumuskan visi sekolah.

Urutan yang tepat dalam menyusun visi dan misi sekolah adalah….
A. 1-2-3-4-5
B. 1-2-3-5-4
C. 2-1-3-5-4
D. 2-1-5-4-3
E. 1-3-2-4-5

Soal 2 dari 8
Bu Meiske adalah kepala sekolah di lingkungan kota besar. Setelah melakukan wawancara, ia mendapatkan data harapan warga sekolah sebagai berikut:
1. sekolah melahirkan generasi yang positif dan semangat;
2. sekolah dapat melahirkan murid yang cerdas;
3. semua warga sekolah saling menghargai dan menghormati; dan
4. sekolah mencetak murid yang unggul dalam teknologi.

Dengan menganalisis konteks di atas, maka visi sekolah yang sesuai adalah?
A. Mencetak lulusan yang cerdas, unggul dalam IPTEK, dan berwawasan global dengan berlandaskan Pancasila
B. Mencetak lulusan yang pintar, unggul dalam berbagai mata pelajaran, serta berwawasan mendunia.
C. Menjadi institusi terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan, menciptakan lulusan yang berprestasi, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.
D. Menjadi institusi terdepan dalam IPTEK, menciptakan lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.
E. Mencetak lulusan yang mampu bersaing di lingkungan kerja secara profesional dan berwawasan global dengan berlandaskan Pancasila.

Soal 3 dari 8
Budaya sekolah itu merupakan pola asumsi-asumsi dasar, nilai, norma, dan keyakinan yang dipegang bersama oleh seluruh warga sekolah
a. Benar
b. Salah

Soal 4 dari 8
Pemerintah berupaya untuk mewujudkan lingkungan belajar sekolah yang nyaman dan aman dengan membuat beberapa peraturan terkait. Yang bukan merupakan aturan untuk mewujudkan hal tersebut , kecuali
A. Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti
B. Permendikbud No. 64 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Lingkungan Sekolah
C. Peremendikbud No. 82 tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan
D. Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Mengelola Pembelajaran
E. Permendikbud No. 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.

Soal 5 dari 8
Perhatikan beberapa komponen berikut:

1. Merumuskan Alur Tujuan Pembelajaran
2. Menguraikan Capaian Pembelajaran
3. Menentukan Tujuan Pembelajaran
4. Menentukan metode pembelajaran
5. Memahami isi CP
6. Menentukan rencana asesmen
Urutan yang direkomendasikan dalam membuat perencanaan pembelajaran dari Capaian Pembelajaran adalah …
A. 2-5-1-3-6-4
B. 5-2-1-3-6-4
C. 2-5-3-1-4-6
D. 5-2-1-6-3-4

Soal 6 dari 8
Berikut pernyataan yang salah mengenai ATP dan TP adalah ….
A. Karakteristik mata pelajaran sangat menentukan dalam merumuskan ATP dan TP
B. Alur Tujuan Pembelajaran perlu memperhatikan kemampuan prasyarat antarkompetensi
C. Setiap guru harus mengacu pada Capaian Pembelajaran
D. ATP dan TP disusun mengacu pada Capaian Pembelajaran
E. Alokasi jumlah JP dalam 1 tahun harus dipertimbangkan saat menyusun ATP.

Soal 7 dari 8
Bu Ika adalah seorang guru Sejarah. Ia sedang menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) untuk materi “Kerajaan Islam”. Dalam melakukan hal ini menurut Bu Ika peserta didik perlu belajar “menganalisis kerajaan islam dalam ruang lingkup lokal, nasional, dan global”. Hal ini artinya Bu Ika memahami bahwa dalam penyusunan ATP harus mempertimbangkan
A. Cakupan dan keluasan TP
B. Keterkaitan antar TP
C. Kemampuan prasyarat yang perlu dipelajari peserta didik
D. Kesinambungan
E. Kontekstual

Soal 8 dari 8
Perhatikan pengaturan waktu belajar yang disusun berikut:

Mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA akan diajarkan dari jam 07.00- 12.00 dalam semester 1
Dalam satu tahun ajaran, pembelajaran IPS dibagi ke dalam 4 waktu (masing-masing 3 bulan). Mata pelajaran Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi akan diajarkan secara bergantian di setiap semester. Semester 1 untuk Geografi dan Sejarah. Pada semester 2 untuk mata pelajaran Ekonomi dan Sosiologi.
Pengaturan waktu belajar seperti diatas merupakan contoh pengaturan belajar dengan model
A. Blok
B. Kolaborasi
C. Gabungan
D. Reguler
E. Klasikal

Luar biasa! Pemahaman Anda sangat baik

Modul ini telah berhasil Anda selesaikan dengan baik dalam waktu singkat!

Selanjutnya, mari pelajari modul pelatihan yang lain untuk terus meningkatkan kompetensi Anda.