IKM Post Test Topik 4 Modul 2 (-M52-): Membuat dan Memodifikasi Modul Ajar SMP

Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik

Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang dapat memberikan makna bagi kehidupan murid di dunia nyata. Juga menggugah rasa ingin tahu murid untuk belajar lebih lanjut. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dengan merumuskan pemahaman bermakna dan pertanyaan pemantik. Video ini akan membahas definisi, kriteria, serta contoh dari pemahaman bermakna dan pertanyaan pemantik.

LATIHAN PEMAHAMAN

Berikut yang bukan kriteria pertanyaan pemantik adalah
a. Inti dari topik pembelajaran
b. Berupa pertanyaan terbuka
c. Memikat ketertarikan murid pada topik yang akan dipelajari
d. Dapat dijawab tanpa perlu penyelidikan oleh murid.

REFLEKSI

Ketika sekolah dahulu, adakah pelajaran yang mau tidak mau diikuti, padahal tidak paham hingga saat ini, mengapa kita belajar hal tersebut? Ceritakan yuk!

Contoh: Ada. Tapi saya terus belajar karena ingin bisa.

Merancang Asesmen Pembelajaran

Indikator Pencapaian Kompetensi

Bagaimana kita mengetahui apakah tujuan pembelajaran di kelas sudah tercapai? Apa indikatornya? Tentunya hal ini berkaitan dengan proses asesmen. Namun, sebelum asesmen dilaksanakan, kita perlu merumuskan terlebih dahulu indikator pencapaian kompetensi.

Dalam video ini, kita akan belajar menurunkan indikator dari tujuan pembelajaran dan bagaimana cara menyusun kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.

Contoh Indikator Pencapaian Kompetensi PPKn (Fase D)

Merancang Asesmen Pembelajaran SMP

Melalui rancangan dan penerapan asesmen yang tepat, kita bisa mendapatkan informasi yang holistik akan ketercapaian kompetensi murid. Informasi ini bisa digunakan oleh guru untuk perencanaan pembelajaran selanjutnya. Video ini akan membahas strategi perancangan asesmen pembelajaran dengan contoh mata pelajaran PPKn.

LATIHAN PEMAHAMAN

Saat merancang asesmen kita menentukan hal-hal berikut, kecuali
a. Indikator pencapaian kompetensi
b. Pertanyaan pematik
c. Alat ukur yang akan dipakai
d. Panduan asesmen untuk murid

Indikator pencapaian kompetensi dibuat untuk
a. Memastikan tujuan pembelajaran sudah tercapai
b. Membuat pengukuran yang terarah
c. Memudahkan dalam merancang asesmen
d. Semua benar

REFLEKSI

saat menjadi murid dahulu, bagaimana perasaan Ibu dan Bapak Guru saat mengerjakan ujian/ulangan?

Cemas dan gelisah

Merumuskan Modul Ajar

Media Pembelajaran

Modul Ajar

Modul ajar merupakan salah satu perangkat ajar. Sama seperti RPP atau lesson plan yang memuat rencana pembelajaran di kelas. Namun, pada modul ajar terdapat komponen yang lebih lengkap dibanding RPP. Video ini akan membahas hal-hal apa saja yang ada dalam modul ajar secara lebih mendetail. Pada [praktiknya, guru dapat menyesuaikan isi modul ajar sesuai kebutuhan.

Membuat Modul Ajar SMP (PPKn)

Dalam merancang modul ajar, Ibu dan Bapak mempunyai dua pilihan, yaitu:

  1. Membuat modul ajar baru, atau
  2. Memodifikasi modul ajar yang sudah disediakan oleh Kemendikbud ristek.

Video ini berisi contoh praktik membuat atau merancang modul ajar baru menggunakan contoh mata pelajaran PPKn. Dengan demikian, Ibu dan Bapak Guru dapat mendesain rencana pembelajaran yang kontekstual untuk menciptakan pembelajaran bermakna bagi murid

Modul ajar PPKn – Fase D

Memodifikasi Modul Ajar SMP (Bahasa Indonesia)

Dalam merancang modul ajar, Ibu dan Bapak mempunyai dua pilihan, yaitu:

1. Membuat modul ajar baru, atau

2. Memodifikasi modul ajar yang sudah disediakan oleh Kemendikbud ristek.

Video ini berisi contoh praktik memodifikasi modul ajar yang sudah disediakan oleh Kemendikbud Ristek menjadi modul ajar yang sesuai dengan konteks satuan masing-masing.

Modul Ajar Bahasa Indonesia – Fase D

LATIHAN PEMAHAMAN

1. Merancang modul ajar sebenarnya adalah proses kita merancang kegiatan belajar. Hal-hal yang perlu ditentukan saat merancang modul ajar adalah:
a. Rincian kegiatan belajar
b. Bahan ajar yang diperlukan murid
c. Dimensi profil pelajar pancasila yang akan ditumbuhkan
d. Semua benar

2. Berikut kondisi-kondisi yang membuat kita perlu memodifikasi modul ajar, kecuali
a. Sarana dan prasarana yang disarankan tidak tersedia
b. Kemampuan dan karakteristik murid yang berbeda
c. Capaian pembelajaran yang berbeda
d. Kondisi lingkungan sekolah yang berbeda

REFLEKSI

Menurut Ibu dan Bapak guru, pembelajaran yang membosankan itu yang seperti apa?

Ceramah yang monoton

POST TEST

Soal 1 dari 9
Berikut pernyataan yang bukan merupakan kriteria dari pemahaman bermakna adalah …
A. Merupakan pemahaman praktis
B. Mencerminkan kesimpulan dari pembelajaran
C. Didapat melalui berbagai proses pencarian belajar
D. Tidak memiliki jawaban ‘benar’ atau ‘salah’

Soal 2 dari 9
Tidak semua pertanyaan yang diajukan Guru kepada siswa adalah pertanyaan pemantik. Wiggins dan McTighe dalam bukunya The Understanding by Design menyatakan bahwa ada beberapa pertanyaan yang hanya mencari jawaban “resmi” dan benar (sesuai dengan buku teks) alih-alih membutuhkan jawaban dan penyelidikan yang mendalam. Jenis pertanyaan seperti ini akan mempersingkat proses penyelidikan yang sebetulnya diperlukan sebagai jantung pemahaman mendalam.
Berdasarkan hal tersebut, manakah yang merupakan pertanyaan pemantik dibawah ini?
A. Seorang Guru PAUD membawa sebuah buku kemudian bertanya “Kira-kira siapa yang ada pada gambar ini?
B. Seorang Guru Ekonomi bertanya “Apa pentingnya bagi kita mengetahui fakta angka inflasi naik setiap tahun?
C. Seorang Guru Bahasa Indonesia bertanya “Apa saja cerita fiksi yang pernah kalian baca?
D. Seorang Guru Geografi bertanya “Apakah bumi memiliki banyak lapisan tanah?
E. Seorang Guru IPA bertanya bagiamana proses proses terjadinya hujan?

Soal 3 dari 9
Produk akhir merupakan salah satu asesmen sumatif, yaitu asesmen untuk evaluasi pada akhir proses pembelajaran. Salah satu tujuan dari adanya asesmen ini adalah …
A. Agar murid mendapatkan nilai
B. Untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran
C. Agar guru bisa memberikan umpan balik seperti bagus, keren, pintar, pandai, cerdas, dan sebagainya
D. Untuk membandingkan yang didapatkan murid
E. Untuk menjadi data tambahan

Soal 4 dari 9
Pak Markus sedang merancang asesmen untuk pelajaran Ekonomi. Rencananya ia akan meminta murid menuangkan pemahamannya terkait dampak globalisasi dalam bentuk kampanye. Pak Markus memberikan kebebasan pada murid untuk memilih media kampanye selama pesan kampaye dapat tersampaikan dengan baik. Saat membuat rubrik, aspek-aspek yang tepat untuk mengukur asesmen tersebut antara lain ….
A. Orisinalitas, artikulasi dan intonasi, kulitas konten, dan sistematika kampanye
B. Orisinalitas, desain kampanye, kualitas konten, dan sistematika kampanye
C. Sistematika kampanye, kualitas konten, orisinalitas, dan efektivitas media
D. Kualitas konten, desain kampanye, orisinalitas, dan desain media

Soal 5 dari 9
Indikator pencapaian kompetensi ditentukan berdasarkan ….
A. Asesmen formatif yang akan dilakukan
B. Asesmen sumatif yang akan dilakukan
C. Tujuan pembelajaran yang ditetapkan
D. Sarana dan prasarana belajar murid

Soal 6 dari 9
Pernyataan berikut yang salah tentang modul ajar adalah …
A. Modul ajar adalah bagian dari perencanaan pembelajaran
B. Modul ajar setara dengan RPP
C. Komponen dalam modul ajar bisa disesuaikan dengan kebutuhan guru.
D. Modul ajar perlu memuat komponen kemampuan prasyarat
E. Modul ajar perlu memuat informasi dimensi Profil Pelajara Pancasila yang diasah pada modul tersebut

Soal 7 dari 9
Ibu Yuki sedang melaksanakan PJJ. Ia hendak menggunakan modul ajar yang tersedia untuk pembelajaran selanjutnya. Setelah mempelajari modul ajar ia mendapat hal-hal berikut:

1. Isi modul ajar untuk pembelajaran luring
2. Modul ajar menyediakan lembar aktivitas yang bisa mengasah kemampuan berpikir proses
3. Modul ajar menyediakan rancangan asesmen yang bisa mendorong kompetensi muridnya secara menyeluruh

Jika akan menggunakan modul ajar tersebut, modifikasi yang perlu Ibu Yuki lakukan adalah ….
A. Mengganti rancangan asesmen yang sesuai dengan kebutuhan muridnya
B. Mengganti lembar aktivitas dengan lembar aktivitas dari pembelajaran tahun sebelumnya
C. Menyiapkan sarana seperti teknologi pendukung yang bisa mengakomodir aktivitas belajar
D. Mengganti bentuk asesmen menjadi kuis dengan bantuan aplikasi karena lebih mudah dilakukan secara daring

Soal 8 dari 9
Berikut merupakan peran media ajar dalam proses pembelajaran yang berpusat pada murid, kecuali …
A. Meningkatkan pemahaman murid
B. Membuat pelajaran menjadi lebih menarik dan efektif
C. Jika sesuai minat murid dapat meningkatkan motivasi murid dalam belajar
D. Menggantikan peran guru dalam mengajar
E. Membantu guru merancang pembelajaran berdiferensiasi

Soal 9 dari 9
Pak Robert sedang mempelajari modul ajar yang didapatkannya dari Platform Merdeka Mengajar. Karena mayoritas muridnya tidak memiliki telepon genggam untuk mengakses internet, ada beberapa aktivitas dalam modul ajar yang tidak bisa ia terapkan. Oleh karena itu, ia memodifikasi aktivitas menjadi kegiatan serupa namun tidak memerlukan telepon genggam.

Upaya modifikasi modul ajar yang dilakukan Pak Robert tergolong…
A. Modifikasi terkait sarana dan prasarana belajar
B. Modifikasi terkait konten isi
C. Modifikasi asesmen
D. Modifikasi materi
E. Modifikasi model belajar

Luar biasa! Pemahaman Anda sangat baik

Modul ini telah berhasil Anda selesaikan dengan baik dalam waktu singkat!

Selanjutnya, mari pelajari modul pelatihan yang lain untuk terus meningkatkan kompetensi Anda.