IKM Post Test Topik 5 Modul 3 (-M63-): Penggunaan Hasil Asesmen SMP dan SMA/SMK

Merencanakan Tindak lanjut Asesmen

Merencanakan tindak-lanjut asesmen

Video ini akan membahas prinsip-prinsip pola pikir bertumbuh yang perlu ada dalam diri guru dan murid. Dengan begitu, guru dapat memanfaatkan asesmen menjadi bukti pembelajaran yang bermakna dan merencanakan tindak lanjut yang mampu membantu murid menumbuhkan potensinya.

Merencanakan tindak-lanjut asesmen Matematika

Asesmen dan tindak-lanjutnya adalah komponen yang memegang peran penting dalam proses pencapaian kompetensi para murid.

Video ini akan menjelaskan contoh perencanaan tindak lanjut asesmen di SD dengan menggunakan contoh pelajaran Matematika. Contoh praktik pada video ini juga bisa diterapkan pada mata pelajaran dan jenjang lainnya.

LATIHAN PEMAHAMAN

Di bawah ini yang bukan prinsip pola pikir bertumbuh adalah..
a. Kesalahan merupakan kesempatan untuk belajar lebih banyak lagi
b. Kecerdasan dan bakat bersifat tetap dan bawaan lahir
c. Umpan balik yang tepat berpengaruh pada motivasi belajar
d. Setiap orang itu unik, memiliki peta jalan belajar yang berbeda, dan tidak perlu membandingkannya dengan orang lain.

Salah satu bentuk tindak lanjut dari hasil asesmen adalah mengubah strategi belajar.
a. Benar
b. Salah

REFLEKSI

Apakah Ibu/Bapak Guru sudah menerapkan pola pikir bertumbuh dalam diri sendiri? Ceritakan salah satu contohnya.

Sudah, salah satu contohnya dengan latihan tambahan baik di bidang informatika dan pengembangan kompetensi guru.

Umpan Balik

Memberikan umpan balik

Salah penerapan pola pikir bertumbuh dalam asesmen adalah pentingnya umpan balik terhadap pencapaian tujuan belajar murid. Video ini akan menjelaskan cara-cara melakukan umpan balik yang tepat beserta contohnya untuk memudahkan Ibu dan Bapak Guru menerapkan pemberian umpan balik di kelas.

LATIHAN PEMAHAMAN

Anak tangga terakhir pada tangga umpan balik adalah pemberian
a. Nilai
b. Saran
c. Apresiasi
d. Perhatian

REFLEKSI

Umpan balik seperti apa yang pernah Ibu dan Bapak Guru lakukan?

Umpan balik sebelum memulai kelas, saya minta siswa untuk mengisi formulir dengan pertanyaan: “Bagaimana perasaan hari ini?” “Berapa tingkat energi kalian?” “Sejauh apa menyukai pelajaran ini?” Ini akan memungkinkan saya melacak suasana hati dan suasana umum dalam kelompok. Pada saat selesai pembelajaran online saat pandemi, saya dapat menggunakan chat, “Saya harap para murid menikmati pembelajaran ini. Apakah ada yang ingin memberikan komentar atau saran?”

Mengolah dan Melaporkan Hasil Asesmen

Mengolah Hasil Asesmen dan Laporan Hasil Belajar Alternatif 1

Rapor belajar perlu memberikan informasi yang benar-benar menggambarkan kondisi murid dan berguna bagi orang tua, murid, serta guru pada jenjang selanjutnya. Untuk itu data-data asesmen yang dimiliki perlu diolah dan dianalisis dengan baik. Setiap satuan pendidikan diberikan keleluasaan untuk melakukan pengolahan selama menggunakan prinsip yang sama.

Contoh Pengolahan Data Hasil Asesmen – Alternatif 1

Mengolah Hasil Asesmen dan Laporan Hasil Belajar Alternatif 2

Rapor belajar perlu memberikan informasi yang benar-benar menggambarkan kondisi murid dan berguna bagi orang tua, murid, serta guru pada jenjang selanjutnya. Untuk itu data-data asesmen yang dimiliki perlu diolah dan dianalisis dengan baik. Setiap satuan pendidikan diberikan keleluasaan untuk melakukan pengolahan selama menggunakan prinsip yang sama.

Contoh Pengolahan Data Hasil Asesmen – Alternatif 2

Mengolah Hasil Asesmen dan Laporan Hasil Belajar Alternatif 3

Rapor belajar perlu memberikan informasi yang benar-benar menggambarkan kondisi murid dan berguna bagi orang tua, murid, serta guru pada jenjang selanjutnya. Untuk itu data-data asesmen yang dimiliki perlu diolah dan dianalisis dengan baik. Setiap satuan pendidikan diberikan keleluasaan untuk melakukan pengolahan selama menggunakan prinsip yang sama.

Contoh Pengolahan Data Hasil Asesmen – Alternatif 3

LATIHAN PEMAHAMAN

Salah satu tantangan dari cara pengolahan hasil asesmen dengan metode alternatif ke-1 adalah data angka yang dihasilkan belum tentu mencerminkan kompetensi utuh jika rubriknya tidak reliabel.
a. Benar
b. Salah

Pengolahan hasil asesmen dengan alternatif ke-2 memanfaatkan keseluruhan data kuantiatif sebagai bahan rapor belajar. Data kualitatif digunakan sebagai opsional hanya jika dibutuhkan.
a. Benar
b. Salah

Pengolahan hasil asesmen dengan alternatif ke-3 hanya menggunakan data sumatif sebagai bahan rapor belajar. Oleh karena itu, asesmen formatif tidak perlu dilakukan.
a. Benar
b. Salah

Alternatif pelaporan belajar oleh murid yang dapat dilakukan oleh guru adalah
a. Konferensi
b. Portofolio
c. Pameran Karya
d. Semua benar

REFLEKSI

Apa kesulitan yang Ibu/Bapak Guru hadapi saat ini ketika melakukan pengolahan hasil asesmen dan menyusun Laporan Hasil Belajar?

Kesulitan : menggunakan instrumen yg tepat dan sesuai dg kebutuhan murid.

POST TEST

Soal 1 dari 11
Seseorang yang memiliki pola pikir bertumbuh berkeyakinan bahwa kecerdasan dan bakat dapat dikembangkan seiring berjalannya waktu, usaha, dan belajar yang diikuti kesungguhan dan ketekunan.
A. Benar
B. Salah

Soal 2 dari 11
Perhatikan beberapa pernyataan berikut.
1. Kesalahan dalam belajar itu wajar. Jika diterima, dikomunikasikan, dan dicarikan jalan keluar, maka kesalahan akan menstimulasi perkembangan otak murid.
2. Belajar bukan tentang pemahaman, penalaran, penerapan, serta kemampuan menilai dan berkarya secara mendalam, tetapi tentang kecepatan.
3. Ekspektasi guru yang positif tentang kemampuan murid akan sangat mempengaruhi performa murid.
4. Setiap murid itu sama, memiliki peta jalan belajar yang seragam, dan perlu dibandingkan dengan teman-temannya.
5. Pengkondisian lingkungan belajar (fisik dan psikis) di sekolah dan rumah akan mempengaruhi pencapaian hasil belajar.
Manakah pernyataan yang kurang sesuai dalam menerapkan pola pikir bertumbuh?
A. 1 dan 3
B. 2 dan 4
C. 3 dan 5
D. 2 dan 3
E. 1 dan 5

Soal 3 dari 11
Perhatikan salah satu hasil asesmen diagnostik siswa kelas XI pada mata pelajaran Kimia di awal tahun ajaran baru berikut.
1. Mayoritas murid sudah memahami cara jenis dan cara menuliskan reaksi kimia.
2. Mayoritas murid sudah memahami teori hukum dasar kimia.
3. Mayoritas murid tidak bisa menyelesaikan studi kasus aplikasi hukum kimia dalam kehidupan sehari-hari.
Manakah bentuk tindak-lanjut dalam hal strategi pembelajaran yang sesuai terkait hasil asesmen tersebut?
A. Mengubah rencana pembelajaran di awal untuk beberapa pertemuan menjadi berfokus pada penerapan
B. Bisa memulai pembelajaran di fase F karena sebagian besar murid sudah memahami konsep dasar. Bagi murid yang belum memahami diberikan latihan tambahan
C. Masuk memulai pembelajaran di fase F dan memberikan murid bahan ajar-bahan ajar tambahan mengenai penerapan ilmu kimia untuk murid pelajari secara mandiri
D. Bisa memulai pembelajaran di fase F dan mencoba mengundang narasumber kimia ke sekolah untuk menjelaskan penerapan hukum kimia dalam kehidupan sehari-hari

Soal 4 dari 11
Umpan balik adalah komentar atau respons terhadap karya dan proses belajar murid yang relevan dengan teknik penilaian formatif yang diberikan.
A. Benar
B. Salah

Soal 5 dari 11
Perhatikan cuplikan percapakan guru Bahasa Indonesia dan siswa berikut.
Guru: “Menurutmu, adakah yang bisa ditambahkan pada teks argumentasi buatanmu?
Murid: “Hmm… judul?
Guru: “Ya, menambahkan judul akan memudahkan pembaca mengetahui topik apa yang mau kamu angkat. Bagaimana dengan sumber fakta yang kamu sampaikan?
Murid: “Oh, iya benar Bu! Aku lupa belum kasih referensi”
A. Klarifikasi
B. Nilai
C. Perhatian
D. Saran
E. Apresiasi

Soal 6 dari 11
Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini.
1. Hindari hanya menggunakan teknik asesmen berbentuk tes tertulis atau lisan. Masih banyak teknik asesmen lain yang dapat kita gunakan.
2. Hindari terlalu berfokus pada nilai tanpa memberikan umpan balik dan tindak lanjut untuk perbaikan proses pembelajaran.
3. Terlalu fokus menghabiskan waktu untuk menangani administrasi dan pengolahan penilaian.
4. Tujuan pembelajaran yang dinilai secara kuantitatif perlu dipikirkan dengan saksama.
5. Melengkapi data dengan observasi dan pemberian umpan balik.
6. Asesmen formatif tetap dilakukan dan didokumentasikan dengan baik.
7. Asesmen formatif tetap dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan nilai akhir.
Hal yang perlu diperhatikan ketika kita menggunakan data kuantitatif serta data kualitatif dari asesmen formatif dan asesmen sumatif untuk dijadikan nilai rapor adalah….
A. 1,2 dan 3
B. 3,4 dan 5
C. 2,5 dan 7
D. 1,6 dan 7

Soal 7 dari 11
Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini.
1. Hindari hanya menggunakan teknik asesmen berbentuk tes tertulis atau lisan. Masih banyak teknik asesmen lain yang dapat kita gunakan.
2. Hindari terlalu berfokus pada nilai tanpa memberikan umpan balik dan tindak lanjut untuk perbaikan proses pembelajaran.
3. Terlalu fokus menghabiskan waktu untuk menangani administrasi dan pengolahan penilaian.
4. Tujuan pembelajaran yang dinilai secara kuantitatif perlu dipikirkan dengan saksama.
5. Melengkapi data dengan observasi dan pemberian umpan balik.
6. Asesmen formatif tetap dilakukan dan didokumentasikan dengan baik.
7. Asesmen formatif tetap dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan nilai akhir.
Hal yang perlu diperhatikan ketika kita menggunakan seluruh data hanya dari asesmen sumatif untuk dijadikan nilai rapor adalah…..
A. 1,2, dan 3
B. 4,5, dan 6
C. 2,5, dan 7
D. 1,6, dan 7

Soal 8 dari 11
Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini.
1. Hindari hanya menggunakan teknik asesmen berbentuk tes tertulis atau lisan. Masih banyak teknik asesmen lain yang dapat kita gunakan.
2. Hindari terlalu berfokus pada nilai tanpa memberikan umpan balik dan tindak lanjut untuk perbaikan proses pembelajaran.
3. Terlalu fokus menghabiskan waktu untuk menangani administrasi dan pengolahan penilaian.
4. Tujuan pembelajaran yang dinilai secara kuantitatif perlu dipikirkan dengan saksama.
5. Melengkapi data dengan observasi dan pemberian umpan balik.
6. Asesmen formatif tetap dilakukan dan didokumentasikan dengan baik.
7. Asesmen formatif tetap dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan nilai akhir.
Hal yang perlu diperhatikan ketika kita menggunakan seluruh data kuantitatif dari asesmen formatif dan sumatif untuk dijadikan nilai rapor adalah….
A. 1,2, dan 3
B. 4,5, dan 6
C. 2,5, dan 7
D. 1,6, dan 7

Soal 9 dari 11
Pak Karsan adalah Kepala Sekolah SMP Insan Maju. Mendekati akhir semester, ia mendapati isu bahwa mayoritas orang tua dalam keterlibatan belajar anak masih rendah. Respon dalam grup chat pun rendah karena mayoritas orang tua sibuk bertani. Sebagian murid juga masih kurang inisiatif untuk berkomunikasi dengan orang tuanya mengenai hambatan belajarnya. Keterlibatan orang tua paling tinggi yaitu saat pembagian rapor.
Dengan kondisi seperti itu, sebaiknya strategi apa yang paling tepat Pak Karsan terapkan di sekolahnya?
A. Menghimbau guru untuk menyampaikan masalah ini dengan orang tua saat pembagian rapor
B. Membuat portofolio untuk divariasikan bersamaan dengan pembagian rapor
C. Mengadakan pameran karya murid saat pembagian rapor
D. Mengadakan konferensi belajar antara guru, murid, dan orang tua saat pembagian rapor.

Soal 10 dari 11
Perhatikan pernyataan di bawah ini
1. Melibatkan orang-tua murid, murid dan guru sebagai mitra.
2. Melibatkan kepala sekolah selaku pimpinan sekolah.
3. Merefleksikan nilai-nilai yang dianut oleh sekolah seperti visi dan misi atau budaya sekolah.
4. Menyeluruh, jujur, adil dan dapat dipertanggungjawabkan.
5. Memilih dan menjelaskan salah satu bagian dari proses pembelajaran dengan jujur sehingga dapat dipertanggungjawabkan
6. Jelas dan mudah dipahami oleh guru.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pelaporan belajar yang dilakukan efektif adalah
A. 1,3, dan 4
B. 1,2, dan 5
C. 3,5, dan 6
D. 2,4, dan 6

Soal 11 dari 11
Perbedaan pelaporan belajar dan pelaporan hasil belajar adalah
A. Pelaporan belajar dilakukan oleh guru kepada orangtua, pelaporan hasil belajar dilakukan oleh murid kepada orangtua.
B. Pada pelaporan belajar murid berperan lebih banyak dalam menyampaikan pencapaian diri mereka sendiri sementara pada pelaporan hasil belajar seringkali guru yang berperan lebih banyak dalam menyampaikan pencapaian murid
C. Pelaporan hasil belajar berisikan tidak hanya hasil namun juga proses pembelajaran yang dilalui, pelaporan belajar hanya menyampaikan hasil akhir pembelajaran.
D. Pelaporan hasil belajar membuat murid dapat merefleksikan sendiri hal yang sudah dilakukan, hambatan dan strategi yang perlu dilakukan selama proses pembelajaran sementara pelaporan belajar membuat murid mendapatkan umpan balik dari guru pada saat akhir pembelajaran.

 

Luar biasa! Pemahaman Anda sangat baik

Modul ini telah berhasil Anda selesaikan dengan baik dalam waktu singkat!

Selanjutnya, mari pelajari modul pelatihan yang lain untuk terus meningkatkan kompetensi Anda.

HAL YANG BARU DIPAHAMI

1. Pola pikir yg bertumbuh
2. Belajar bukan tentang kecepatan ,tetapi tentang pemahaman,penalaran,penerapan,serta kemampuan menilai dan berkarya secara mendalam.
3.Pentingnya umpan balik terhadap pencapaian tujuan belajar murid.

HAL YANG BELUM DIPAHAMI

Dengan menggunakan instrumen beragam ,bagaimana cara pengolahan nilai dan bentuk pelaporan ke orang tua/wali murid.