Seni Musik Kelas 9 Spesial PTS Semester Ganjil 2021: Materi 1

Kompetensi Dasar (KD):

3.1 Memahami teknik pengembangan ornamentasi melodis dan ritmis lagu dalam bentuk vokal solo/tunggal.

4.1 Mengembangkan ornamentasi ritmis maupun melodis lagu dalam bentuk vokal solo/tunggal.

Tujuan Pembelajaran materi hari ini

1. Menentukan materi vokal yang dimilikinya. Pada bagian ini, siswa dapat memahami materi vokal yang dimilikinya sesuai dengan acuan wilayah nada yang dimiliki dan karakter vocal yang dimiliki siswa, sehingga siswa dapat dengan mudah mengolah materi vokal yang dimiliki agar lebih baik lagi dengan belajar teknik bernyanyi yang baik.

2. Menjelaskan dan melaksanakan teknik vokal yang baik. Siswa diharapkan dapat memahami teknik vokal yang baik yang seharusnya digunakan pada saat bernyanyi dan juga mengaplikasikan kemampuan teknik vokal tersebut dalam kegiatan bernyanyi.

A. Jenis Penampilan Vokal Solo/Tunggal

Bernyanyi merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi siapa saja yang sedang bahagia, sedih, atau pun dalam keadaan yang tidak menentu, karena dengan bernyanyi hati menjadi terwakilkan lewat alunan musik dan lirik lagu yang indah. Ada beberapa jenis penampilan bernyanyi yang sering kita lihat di televisi atau pun secara langsung di sebuah panggung. Ada yang bernyanyi sendiri dengan diiringi musik dari CD,

ada juga yang tampil dengan band lengkap, lalu ada juga yang bernyanyi bersama-sama lebih dari dua orang.

Dari uraian yang telah dibuat di atas, akan ada perbedaan mendasar terhadap materi vokal yang dimiliki oleh dua orang yang berbeda, yaitu:

1.1 Warna suara/timbre

Bunyi atau suara satu siswa berbeda dengan siswa yang lainnya, hal ini dikarenakan getaran-getaran yang dihasilkan bentuk masingmasing pita suaranya berbeda. Perbedaan ukuran pita suara merupakan pemberian dari Tuhan yang akan menghasilkan frekuensi suara masing-masing juga. Dari perbedaan inilah dihasilkan warna suara yang berbeda. Warna suara ini jika dilatih dengan teknik vocal yang benar akan menghasilkan karakter vokal yang kuat.

1.2 Wilayah Nada

Kemampuan seseorang dalam mencapai ketinggian dan rendahnya nada menyebabkan seseorang memiliki wilayah nada tertentu. Setiap orang memiliki wilayah nada yang berbeda-beda sesuai dengan ketebalan pita suara yang dimilki juga upaya seseorang itu dalam mengolah teknik vokalnya. Dengan kata lain, wilayah nada seseorang bisa bertambah dan berkurang sesuai dengan intensitasnya dalam berlatih olah vokal. Berikut ini pengelompokan wilayah nada sesuai ambitusnya.

1.2.1 Suara anak-anak: Wilayah nada suara laki-laki dan perempuan pada usia anakanak mempunyai ketinggian yang sama. Perbedaan akan terjadi ketika anak laki-laki beranjak dewasa, ada perubahan wilayah nada berdasarkan perubahan fisik yang mereka alami, misalnya tumbuhnya jakun di leher laki-laki. Batas wilayah nada yang dimiliki anak-anak adalah sebagai berikut. A) Suara anak-anak tinggi, wilayah nadanya c’ – f’ B) Suara anak rendah, wilayah nadanya a – d’’

1.2.2 Suara wanita:

a. Sopran = Suara tinggi wanita, wilayah nadanya c’- a’’

b. Mezo Sopran = Suara sedang wanita, wilayah nadanya a - f’’

c. Alto = Suara rendah wanita, wilayah nadanya f – d’’

1.2.3 Suara pria:

a. Tenor = Suara tinggi pria, wilayah nadanya c – a’’

b. Bariton = Suara sedang pria, wilayah nadanya a – f’

c. Bass = Suara rendah pria, wilayah nadanya f – d’

Pengetahuan tentang wilayah nada ini benar-benar harus diketahui oleh siswa yang akan bernyanyi, jangan sampai siswa memaksakan menyanyikan lagu dengan nada dasar yang di luar jangkauan wilayah nada yang dimilikinya. Jika dipaksakan, maka suara akan terdengar sumbang bahkan bisa merusak pita suara.

Penyanyi harus mempelajari dan mengasah teknik vokal atau teknik bernyanyi yang baik, agar dapat membawakan lagu dengan baik.

Kunci: d, c, d, d, c, a, c, a, d, d